Puskesmas Jebus Sosialisasi Vaksin di Polsek Jebus

Puskesmas Jebus Sosialisasi Vaksin di Polsek Jebus
Photo : suasana sosialisasi

Bangka Belitung (Jebus) - Kapolsek Jebus Kompol Muhammad Saleh S.I.K, kita siap bersama personel Polsek Jebus Polres Bangka Barat untuk di Vaksin dan bersama mensosialisasikan rencana vaksinasi Covid-19 yang akan dilakukan kepada masyarakat umum di Kecamatan Jebus dan Kecamatan Parit Tiga.

“Sosialisasi harus diberikan kepada masyarakat, sehingga tidak ada penolakan disaat pelaksanaan vaksinasi nanti, ” Ungkapnya Kapolsek seizin Kapolres AKBP Fedriansah S.I.K.

Selain Kita dari Polsek Jebus, Forkopimcam, Kepala Desa, para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda juga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menyosialisasikan rencana vaksinasi, dan pentingnya disuntik vaksin demi kekabalan tubuh untuk menghindari covid-19.

Vaksinasi sangat penting, untuk itu masyarakat secara sadar harus mengikuti arahan pemerintah. Program vaksinasi dengan dilakukannya sosialisasi vaksin COVID-19 oleh Puskesmas Jebus, kepada personel Polsek Jebus di harapkan personel Polsek Jebus memahami apa Itu vaksin COVID-19 dan bersedia untuk dilakukan Penyuntikan Vaksin COVID-19.

Setelah itu, tahap berikutnya pemberian vaksin kepada masyarakat sesuai dengan perencanaan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan.

”Selama menunggu akan mendapat vaksin, tetap kita ingatkan bahwa protokol kesehatan harus dilaksanakan. Kita bersama personel Polsek Jebus akan ajak seluruh masyarakat untuk ikut divaksin, ” katanya Muhammad Saleh, usai Kegiatan Sosialisasi Pemberian Vaksin COVID-19 oleh Puskesmas Jebus di Saung Polsek Jebus. Senin (22/2/2021)

Polri danTNI bersinergi untuk mengamankan pendistribusian vaksin sampai ke Desa Desa di Kecamatan Jebus dan Kecamatan Parit Tiga. Bahkan disaat kegiatan vaksinasi di masyarakat baik di Desa maupun Dusun, Polri dan TNI dipastikan juga akan hadir.

Sosiliasi vaksin sangatlah penting untuk meyakinkan masyarakat, karena banyak isu hoax yang beredar melalui media sosial, sehingga membuat masyarakat takut. Padahal apa yang disebarkan melalui media sosial selama ini tidaklah benar, ” Tegas Kapolsek

Sedangkan menurut penjelasan dari dr. Era Nurakhmi selaku Kepala Puskesmas Jebus yakni Tujuannya melakukan sosialisasi Pemberian Vaksin COVID-19, kepada pelayan publik termasuk POLRI dan TNI yakni sebagai penjelasan awal kepada sasaran yang akan di suntikan Vaksin COVID-19 supaya paham apa itu vaksin COVID-19 dan bagaimana teknis penyuntikan Vaksin COVID-19 serta apa Efek samping pasca di lakukan Vaksin COVID-19. 

” Ia juga menjelaskan apa itu Vaksinasi Yang merupakan suatu proses untuk memasukkan vaksin ke dalam tubuh, bisa dengan cara disuntikkan atau diteteskan. Setelah masuk, tubuh akan bereaksi membentuk sistem kekebalan atau imun dengan menghasilkan antibodi sehingga akhirnya bisa melawan virus penyebab COVID-19 kalau sampai suatu saat tertular.

Vaksin COVID-19 juga akan di berikan secara bertahap yang bertujuan untuk memaksimalkan terbentuknya antibodi, serta Dr. Era juga menjelaskan teknis untuk melakukan Penyuntikan Vaksin yakni sebagai berikut:

- Tahapan pertama, orang yang akan disuntik vaksin harus lolos verifikasi pendaftaran melalui aplikasi Peduli Lindungi. Kemudian ke pos dua untuk skrining dan anamnase. Di pos ini calon penerima vaksin akan diperiksa secara detail termasuk ada tidaknya penyakit penyerta (comorbid).

” Pos dua ini akan diberikan pertanyaan sebanyak 16 item termasuk ada tidaknya penyakit bawaan. Jika ada satu saja item yang tidak sesuai syarat, maka dia tidak boleh menerima vaksin, Jika lolos di pos dua, maka tahapan berikutnya adalah pemberian vaksin corona yang berada di pos tiga. Usai disuntik, penerima vaksin akan menjalani masa observasi selama 30 menit di pos empat. Observasi ini untuk melihat gejala klinis yang muncul setelah pemberian vaksin atau KIPI (Kejadin Ikutan Pasca Imunisasi), ” Katanya.

” Selama masa observasi ini, akan dipantau gejala klinis yang muncul pasca pemberian vaksin. Jika timbul efek samping dari vaksin berupa gejala klinis akan dimasukkan ke kamar KIPI. Pemberian Vaksin COVID-19 kepada POLRI dan TNI Rencananya. (RF) 

Polsek Jebus Kapolsek Jebus
Rikky Fermana

Rikky Fermana

Previous Article

Prajurit Korem 045/Gaya Ikut berkompetisi...

Next Article

Door To Door Bhabinkamtibmas Polsek Jebus...

Related Posts

Peringkat

Profle

Nanang Suryana

Satria Ferry Sonarya

Satria Ferry Sonarya verified

Postingan Bulan ini: 202

Postingan Tahun ini: 243

Registered: Dec 5, 2020

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 184

Postingan Tahun ini: 426

Registered: Sep 22, 2020

Agung Setiyo

Agung Setiyo

Postingan Bulan ini: 125

Postingan Tahun ini: 248

Registered: Jan 6, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 99

Postingan Tahun ini: 197

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Indra Gunawan

Terkait Perkelahian Pelajar Berakhir Maut, Edi Mulyono: Bahasa dalam Pemberitaan itu Terlalu Berlebihan
Gantung Diri Bersama, Pasangan Kekasih di Toraja Utara ini Tinggalkan Sebuah Surat
Lagi, Warga Jeneponto Bunuh Diri Diduga Minum Racun Gramaxone
Seorang Warga Pesisir Bukit Ditemukan Tewas Gantung Diri

Follow Us

Recommended Posts

Mantan Honorer RSUD Depati Hamzah Lapor Ke Kejati Babel, Ini tanggapan dr Fauzan
Pembagian BLT DD Pertama di-Belitung Timur di-Desa Batu Penyu, Ida Lesnawati : Fokus BUM Des
Belitung Timur Punya Jubir COVID-19 Sejak Maret 2020, Ikhwan Fahrozi: Saya Bukan Jubir Saya Perwujudan Pemerintah Daerah
Desa Batu Penyu Bagikan BLT DD, dengan Peroleh Reward DD dari Pemerintah Pusat 
Kadiv Humas Polri Jelaskan Virtual Police Bekerja Untuk Ciptakan Medsos Bersih dan Sehat