Lurah Pasar Padi Ungkapkan Pemkot Pangkalpinang Akan Ekspor Perdana Getas

Lurah Pasar Padi Ungkapkan Pemkot Pangkalpinang Akan Ekspor Perdana Getas
Photo : Suandi Lurah Pasar Padi

Pangkalpinang - Salah satu produk UMKM yang terkenal yakni Getas, atau oleh masyarakat Bangka dikenal sebagai Kletek, merupakan makanan ringan olahan dari hasil laut layaknya Kemplang dan Kritcu. Makanan ringan ini umumnya dijadikan cemilan sehari-hari atau sebagai sajian di hari raya.

Getas atau kletek tak saja digemari oleh masyarakat Bangka Belitung ternyata masyarakat dari beberapa mancanegara menyukai makanan ringan ini, sehingga Getas sudah menembus pasar dagang internasional, dan pada Senin 28 Desember 2020 ini Kota Pangkalpinang akan melakukan ekspor perdana Getas ke negara Singapore. 

Hal itu diungkapkan oleh Suandi Lurah Pasar Padi saat Pers Babel bertandang ke kantornya dijalan Garut Kecamatan Girimaya Kota Pangkalpinang. 

" Getas atau kletek makanan ringan asal Bangka kita direncanakan Senin ini (28/12/2020) ekspor perdananya dengan tujuan negara Singapore sebanyak 1 ton dan InsyaAllah acara penguntingan pita dan pelepasan ekspor perdananya akan dilakukan oleh Walikota Pangkalpinang, " Ungkap Suandi, Rabu (23/12/2020). 

Diungkapkannya, permintaan negara pengimpor sebanyak 3 ton sekali ekspor namun warganya yang memproduksi Getas merk atau bergambar "Tani" saat ini hanya mampu memproduksi sebanyak 1 ton dulu, dan pada pengiriman ekspor berikutnya salah satu produk UMKM dari Kota Pangkalpinang akan berusaha menambah kuantitas ekspor sesuai permintaan negara tujuan ekspornya. 

" InsyaAllah pada ekspor selanjutnya pemkot kota Pangkalpinang akan membantu mendorong kuantitas ekspornya, dan apa yang menjadi kendalanya nanti kita akan cari solusinya, " Ujar Lurah Pasar Padi. 

Getas atau Kletek menjadi makanan khas pulau Bangka yang hampir tak pernah absen dari daftar oleh-oleh setiap wisatawan. Bahannya terbuat dari campuran utama ikan, sagu, garam dan beberapa bumbu lainnya, menjadikan makanan ringan yang satu ini terasa gurih dan nikmat sebagai cemilan.

Tekstur dari getas/kletek yang renyah dan krenyes saat digigit bisa membuat setiap orang ketagihan saat melahapnya. Di Kota Pangkalpinang sendiri (Pulau Bangka), getas biasa dimakan bersama hidangan berkuah atau teman makan nasi. (Sinyu Pengkal) 

Lurah Pasar Padi Ekspor Getas
Rikky Fermana

Rikky Fermana

Previous Article

Ketua Forkoda PP CDOB Bangka Utara : Kabiro...

Next Article

SMSI Babel Gelar Rapat Internal Bahas Program...

Related Posts

Peringkat

Profle

Nanang Suryana

Satria Ferry Sonarya

Satria Ferry Sonarya verified

Postingan Bulan ini: 202

Postingan Tahun ini: 243

Registered: Dec 5, 2020

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 184

Postingan Tahun ini: 426

Registered: Sep 22, 2020

Agung Setiyo

Agung Setiyo

Postingan Bulan ini: 125

Postingan Tahun ini: 248

Registered: Jan 6, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 99

Postingan Tahun ini: 197

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Indra Gunawan

Terkait Perkelahian Pelajar Berakhir Maut, Edi Mulyono: Bahasa dalam Pemberitaan itu Terlalu Berlebihan
Gantung Diri Bersama, Pasangan Kekasih di Toraja Utara ini Tinggalkan Sebuah Surat
Lagi, Warga Jeneponto Bunuh Diri Diduga Minum Racun Gramaxone
Seorang Warga Pesisir Bukit Ditemukan Tewas Gantung Diri

Follow Us

Recommended Posts

Mantan Honorer RSUD Depati Hamzah Lapor Ke Kejati Babel, Ini tanggapan dr Fauzan
Pembagian BLT DD Pertama di-Belitung Timur di-Desa Batu Penyu, Ida Lesnawati : Fokus BUM Des
Belitung Timur Punya Jubir COVID-19 Sejak Maret 2020, Ikhwan Fahrozi: Saya Bukan Jubir Saya Perwujudan Pemerintah Daerah
Desa Batu Penyu Bagikan BLT DD, dengan Peroleh Reward DD dari Pemerintah Pusat 
Kadiv Humas Polri Jelaskan Virtual Police Bekerja Untuk Ciptakan Medsos Bersih dan Sehat